Di dunia ini selalu ada pola berulang. Ada pola sukses, ada juga pola gagal. Begitu juga usaha yang dibangun para pensiunan. Beberapa pensiunan mengalami kegagalan dalam membangun usaha karena kesalahan pensiunan saat berbisnis. Jika ingin sukses sebaiknya Anda hindari kesalahan yang sama. 

Lantas apa solusinya? Tentunya dengan cara mengetahui apa yang biasa menjadi penyebab kegagalan para pensiunan mengalami kegagalan berbisnis. Dalam kesempatan kali ini kita akan memabahas secara lengkap apa kesalahan pensiunan saat berbisnis dan bagaimana cara menghindarinya!

Kesalahan Pensiunan Saat Berbisnis

Kesalahan Pensiunan Saat Berbisnis

Ada beberapa penyebab pensiunan mengalami kegagalan berbisnis, diantaranya adalah:

Baca juga : Rekomendasi Pilihan Peluang Bisnis yang Tepat Setelah Pensiun

Sembarangan Memilih Usaha


Hanya karena menyukai usaha tertentu, bukan berarti usaha tersebut bisa anda kelola dengan baik. Sayangnya, banyak para pensiunan yang memilih usaha yang sudah lama diidam-idamkan, padahal usaha tersebut sebenarnya kurang menjanjikan, atau hanya bersifat musiman. Maka dari itu sebelum memilih bisnis ada baiknya Anda melakukan riset sederhana atau memperbanyak informasi terlebih dahulu sebelum benar-benar menentukan bisnis apa yang mau dijalankan.

 

Hal ini akan membuat Anda menjadi lebih yakin dan optimis untuk mulai berbisnis dengan potensi kesuksesan yang lebih besar.

Tidak Fokus Mengelola Bisnis di Awal Pembukaan


Banyak juga para pensiunan karena merasa memiliki cukup tabungan lantas berusaha membuka 2 atau bahkan lebih dari 3 bisnis sekaligus. Alhasil, banyak bisnis yang tidak bisa fokus diperhatikan. Semua bisnis akhirnya diberikan perhatian yang sama, padahal setiap bisnis harusnya mendapatkan perhatian yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan masalah yang sedang dihadapi.

Dalam berbisnis ada hal yang memang harus Anda prioritaskan agar bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Jika nantinya Anda terpeca fokusnya, maka tidak bisa penuh mengurusi bisnis dan malahan gagal semunaya. Modal besar yang Anda miliki hanya akan sia-sia.

Timeline dan Blueprint Usaha Tidak Jelas


Kesalahan pensiunan saat berbisnis adlaah tidak membuat timeline dan blueprint. Membuka sebuah usaha tidak sekedar punya uang, sewa ruko, dan pajang produk di etalase. Banyak hal-hal yang perlu dipersiapkan dari awal sampai akhir. Selain itu, anda juga harus membuat timeline seperti marketing kapan hingga kapan, apa yang akan menjadi bahan marketingnya, exit plan apa yang harus dilakukan jika terjadi suatu kondisi tidak diinginkan, serta apa yang harus dilakukan agar bisnis bisa berkembang dalam 3 bulan pertama.

Anda bukan hanya sekedar belajar berbisnis, tapi secara perlahan mulai menjadi lebih profesional karena menjalankan bisnis dengan tidak asal-asalan.

 

Tidak Melakukan Perhitungan Matang


Banyak juga kesalahan pensiunan saat berbisnis di mana setelah usaha dibuka, ternyata justru merugi karena ada biaya-biaya yang tidak disangka-sangka. Akhirnya terpaksa menaikkan harga, dan kemudian membuat para pelanggan lari. Oleh sebab itu, sejak awal anda harus memperhitungkan seluruh biaya produksi, pemasaran, dan seluruh biaya lain yang mungkin keluar. Lalu buatlah rencana bagaimana untuk menekan biaya-biaya tersebut tanpa mengurangi hak-hak karyawan dan kualitas barang atau jasa.

Mungkin Anda pernah mendengar istilah menjalankan bisnis itu tidak usah banyak rencana dan perhitungkan, yang penting buka saja terlebih dahulu. Bisnis yang sukses adalah bisnis yang di mulai, tapi bisnis yang berhasil dan besar adalah bisnis yang di mulai dengan persiapan yang matang. Untuk itu buatlah perencanaan dan siapkan amunisi yang cukup sebelum Anda benar-benar memulai bisnis sendiri.

 

Ingin Membuka Usaha Seorang Diri


Kesalahan pensiunan saat berbisnis lain yang menyebabkan kegagalan dalam membuka usaha adalah mencoba membuka usaha sendiri. Tidak ingin mengajak sanak saudara, teman, ataupun tidak ingin mencoba melakukan franchise. Beberapa alasan dikeluarkan, misalnya merasa bisa melakukannya sendiri, atau trauma pernah ditipu rekanan bisnis. Padahal di masa pensiun, memiliki rekan bisnis akan sangat membantu. Hal paling penting untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan adalah dengan membuat surat perjanjian yang ditanda-tangani semua pihak sedari awal.

Membeli bisnis franchise berarti Anda sudah siap untuk memulai bisnis. Bukan berarti bisnis tersebut hanya dibeli dan tidak dikelola, Anda salah. Bisnis tersebut berada ditangan Anda untuk kesuksesannya, hanya saja ada pola dan strategi yang sudah disiapkan pemilik bisnis untuk Anda jalani. Tetap ada baiknya sebelum Anda benar-benar menentukan pilihan bisnsi franchise mana yang mau diambil, sebaiknya cari tahu mana yang benar-benar potensial.

Nah, itulah beberapa kesalahan pensiunan saat berbisnis. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua yang sedang ingin memiliki usaha sendiri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.