Bisnis Kemitraan saat ini sudah menjadi trend bagi para pelaku usaha. Beberapa bengkel yang membuka peluang Kemitraan seperti Bengkel BOS, Dokter Mobil, dan Carfix adalah beberapa contohnya. Hal ini meningkatkan potensi para calon pebisnis, khususnya yang memiliki minat di bidang otomotif untuk mengambil peluang usaha dan mendapatkan keuntungan.

Sebelum berbisnis perlu memahami prosedur & sistem bisnis dari penyedia usaha agar memiliki pemahaman yang komprehensif sehingga mampu mengelola bisnis serta memperoleh profit yang besar. Hal ini juga dapat menunjang pelaku bisnis untuk mengetahui resiko yang akan ada kedepannya.

1. PENGERTIAN BISNIS KEMITRAAN

Bisnis Kemitraan

Menurut Pasal 1 ayat 13 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UU UMKM) Bisnis Kemitraan adalah bentuk kerja sama bisnis baik secara langsung maupun tidak langsung. Terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta usaha besar.

Bisnis Kemitraan tidak hanya untuk usaha mikro dan usaha kecil, namun pola dapat digunakan bagi badan usaha koperasi. Usaha mikro, usaha kecil dan koperasi dapat membangun kemitraan dengan usaha menengah dan besar dengan memperhatikan prinsip yang berlaku (Pasal 104 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PP 7/2021)).

 

2. BAGAIMANA MEKANISME BISNIS KEMITRAAN?

Bisnis Kemitraan

Pelaku UMKM perlu membuat Perjanjian Kemitraan terlebih dahulu (Pasal 117 ayat (1) PP 7/2021). Dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Apabila Mitra menggunakan Bahasa asing perjanjian kemitraan dapat dibuat ke dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing (Pasal 117 ayat (2) dan (3) PP 7/2021).

Dalam pasal 117 ayat (4) PP 7/2021 Perjanjian Kemitraan perlu memuat sebagai berikut:

  1. Identitas para pihak
  2. Kegiatan usaha
  3. Hak dan kewajiban para pihak
  4. Bentuk pengembangan
  5. Jangka waktu kemitraan
  6. Jangka waktu dan mekanisme pembayaran
  7. Penyelesaian perselisihan

Dalam menjalankan Bisnis Kemitraan perlu mengetahui larangan dalam membuka suatu usaha seperti yang tertuang dalam Pasal 2 ayat (4) Peraturan KPPU Nomor 4 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengawasan dan Penanganan Perkara Kemitraan.

  1. Usaha besar dilarang memiliki dan/atau menguasai usaha mikro, usaha kecil dan/atau menengah yang menjadi mitra usahanya
  2. Usaha menengah dilarang memiliki dan/atau menguasai usaha mikro dan/atau usaha kecil yang menjadi mitra usahanya.

 

3. ADAKAH KEUNTUNGAN BISINIS KEMITRAAN

DI DOKTER MOBIL?

Bisnis Kemitraan

Jumlah mobil setiap harinya semakin bertambah, sehingga kebutuhan akan bengkel semakin meningkat. Potensi ini mampu menghasilkan omset yang besar dan tentu menarik perhatian banyak investor untuk membuka bisnis kemitraan Dokter Mobil.

Saat ini Dokter Mobil Indonesia membuka peluang Kemitraan. Bengkel mobil yang sudah ada dari tahun 2013 ini telah memiliki 21 bengkel. 16 diantaranya milik sendiri dan 5 merupakan Kemitraan. Dengan pengalaman kami di 21 cabang Dokter Mobil siap untuk menambah cabangnya dengan membuka peluang usaha bengkel Dokter Mobil.

Service yang ditawarkan oleh Dokter Mobil yaitu Service AC & Sparepart, Tune Up Mesin, Service Coolant, Sistem Penggantian Oli (7 part oli), Peningkatan Performa Mobil (software & Hardware), Produk Eksterior dan Interior. Service kami mengedepankan Quick Service dengan pengerjaan 1 sampai 2 jam saja.

Bengkel Dokter Mobil menyasar market mobil di kategori mid-low, pengerjaannya 70% mesin dan 30% tenaga ahli. Serta telah mengembangkan aplikasi SIDOMO (Sistem Informasi Dokter Mobil) untuk memudahkan tracking history customer.

Berikut ini 8 Keuntungan Bisnis Kemitraan di Dokter Mobil:

  1. Recruitment & Training: Dokter Mobil memberikan Support Recruitment & Training untuk All Team. Dalam proses recruitment kami akan membantu untuk memasangkan iklan di portal job online, interview HRD & interview user. Setelah proses seleksi, akan ada proses training. Di Dokter Mobil ada 3 Training, yang pertama secara teori, OJT (On the Job Training) dan refreshment.
  2. Team: Dokter Mobil telah merancang karyawan di dalam 1 cabang agar terciptanya tim yang solid dan terintegrasi, sehingga apabila terjadi troubleshooting atau permasalahan di lapangan akan langsung di tangani secara efektif dan efisien. Ketika pembukaan cabang karyawan yang dibutuhkan yaitu: 1 Supervisor, 1 Admin Keuangan, 1 Admin Sales, 1 Kepala Teknisi, 1 Teknisi Mesin, 1 Teknisi AC, 1 Logistik dan 1 Helper
  3. Konsultasi: Dokter Mobil memberikan support konsultasi bisnis bagi para Franchisee-nya. Kami siap untuk memberikan konsultasi pada saat awal pembukaan cabang maupun ketika operasional berlangsung.
  4. Sistem: Dokter Mobil menggunakan system yang telah teruji di 21 cabang selama lebih dari 8 tahun. Sistem dengan minim resiko dan mudah untuk diaplikasikan.
  5. Produk, Stok dan Mesin: Kami memberikan dukungan supply produk, stok dan mesin yang berkualitas dan garansi buyback stok produk untuk para Franchisee.
  6. Teknologi: Kami terus melakukan inovasi dalam teknologi otomotif, mengikuti perkembangan global. Dokter Mobil sudah memiliki tim Research & Development untuk pengerjaan mobil listrik, sehingga apabila sudah marak di Indonesia, Dokter Mobil siap untuk melakukan pengerjaannya.
  7. Membuat iklan dan penawaran di berbagai platform online maupun online mengenai service Dokter Mobil dengan target segmentasi untuk mengarahkan lead ke setiap cabang. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan awareness & mendatangkan leads ke cabang Dokter Mobil.
  8. Program 1 Juta Mobil Bebas Virus yaitu program pemberian pelayanan fogging gratis untuk 1.000.000 pengguna mobil yang merupakan proses sterilisasi interior mobil untuk mengurangi resiko penyebaran dari virus covid-19. Bekerja sama dengan brand atau perusahaan ternama, seperti: R66 Media, pemerintahan Kota Surabaya, Sport Outlet, Ace Hardware dan masih banyak lagi.

 

Proses menjadi Mitra Dokter Mobil Indonesia, sebagai berikut:

  1. Menghubungi tim Sales Dokter Mobil untuk mengetahui prosedur terkait Bisnis Kemitraan Dokter Mobil
  2. Mengisi form aplikasi calon Mitra Dokter Mobil
  3. Apabila sudah memiliki lokasi, kirimkan titik lokasi beserta foto & video bangunan lokasi tersebut. Akan ada tim survei kami yang cek lokasi melalui google maps terkait potensi lokasi tersebut.
  4. Melakukan business discussion untuk mengenal lebih dalam terkait Dokter Mobil Kemitraan.
  5. Tanda tangan MoU, dapat direview selama 2 minggu, apabila sudah setuju dapat melakukan pembayaran DP 20% dari Biaya Kemitraan dan akan dilaksanakan survei secara langsung.
  6. Business Plan: Hasil survei secara langsung akan menghasilkan data yaitu omset projection dan dapat mengetahui balik modal ketika membuka Dokter Mobil Kemitraan di lokasi tersebut.
  7. Tanda tangan kontrak: Dapat di-review selama 2 minggu, apabila setuju akan dilanjutkan dengan pembayaran Biaya Kemitraan Termin 1, 2 dan 3
  8. Persiapan pembukaan cabang secara paralel, idealnya berlangsung selama 3 bulan
  9. Pelatihan secara teori & OJT (On the Job training), apabila setelah training kandidat memiliki score sesuai standar Dokter Mobil akan dipekerjakan di cabang.
  10. Opening cabang: merupakan simbolis dari berdirinya Bisnis Kemitraan Dokter Mobil.

 

Dokter Mobil hadir bagi Anda yang ingin segera memiliki Bisnis Kemitraan yang sudah tersistemasi, berstandar ISO dan memiliki banyak support yang dapat membantu anda mendapatkan keuntungan. Ingin mengetahui info lebih dalam terkait Bisnis Kemitraan Dokter Mobil? dapat menghubungi narahubung di bawah ini ya!

 

Narahubung:

Alfi: wa.me/6287889117506

Leave a Reply

Your email address will not be published.