Kesalahan itu adalah hal yang wajar. Namun dalam berbisnis atau saat buka usaha sendiri, kesalahan dapat berakibat pada kegagalan usaha. Alhasil, banyak pegawai yang harus kehilangan pencaharian.
Agar tidak mengalami kegagalan saat membuka usaha sendiri, sangat penting untuk mempelajari kesalahan-kesalahan dari mereka yang pernah gagal. Tujuannya agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama dan bisa memilih jalan yang benar dalam membangun usaha sendiri.
Bagi para pensiunan, setidaknya ada 5 kesalahan yang kerap dilakukan dan akhirnya berujung pada penyesalan karena uang tabungan selama ini akhirnya habis tak bersisa. Kesalahan-kesalahan tersebut diantaranya adalah:
1. Tidak Menyisakan Dana Darurat
Saat Buka Usaha Sendiri
Ketika buka usaha sendiri, akan selalu ada kebutuhan-kebutuhan mendadak yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi karena tidak ada dana untuk memenuhinya, alhasil usaha pastinya akan tutup.
Biasanya dana darurat akan banyak terserap pada kebutuhan mendadak seperti tambahan biaya marketing, maupun perbaikan-perbaikan tempat usaha akibat kejadian tidak terduga seperti banjir dan adanya tiupan angin yang terlalu kencang.
2. Menghabiskan Seluruh Uang Tabungan saat Buka Usaha Sendiri
Menggunakan dana semaksimal mungkin dengan optimal adalah hal yang baik. Namun banyak pensiunan yang menggunakan semua uang pensiunnya untuk buka usaha sendiri. Ketika usaha tersebut mengalami kegagalan, tidak ada lagi uang tabungan yang tersisa. Pada akhirnya, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari terpaksa berhutang atau meminta kepada anak dan cucu.
Oleh sebab itu, sangat disarankan ketika membuka usaha menggunakan hanya sekitar 30-40 persen dari seluruh uang tabungan. Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha yang dilakukan tidak berjalan sesuai harapan, masih ada dana untuk mensupport usaha saat ini, atau untuk membuka usaha baru.
3. Salah Memilih Rekan dalam Buka Usaha Sendiri
Karena tertarik pada janji manis seseorang, banyak sekali pensiunan yang akhirnya menyerahkan tabungannya selama ini kepada orang tersebut untuk membangun sebuah bisnis. Lalu usaha yang sedang dibangun tersebut ditinggal begitu saja oleh si rekan bisnis karena dia tidak fokus mengelolanya dan sibuk mengurus usaha yang dimilikinya atau usaha sendiri.
Anda tentu tidak ingin mengalami kejadian tersebut. Oleh sebab itu, pastikan memilih rekan bisnis yang memiliki integritas tinggi. Untuk melihat integritas seseorang, cobalah cari tahu bagaimana dia bekerjasama dengan orang lain ketika membuka bisnis bersama. Apakah dia fokus dalam kerjasama tersebut, atau justru kejasama-kerjasama tersebut seringkali berakhir pada kegagalan.
Jangan pernah mempercayai profil kemampuan dan integritas seseorang ketika dia banyak membangun bisnis sukses yang notabener adalah bisnis miliknya sendiri. Pastikan cari tahu pola kerja dia ketika bekerjasama dengan orang lain dalam membangun bisnis!
4. Merasa Sudah Cukup Tahu Ketika Buka Usaha Sendiri
Sebagai seorang pensiunan, tentunya pengalaman hidup sudah sangat tinggi. Hal ini seringkali menimbulkan ego bahwa seseorang yang lebih muda tidak seharusnya mengajari anda bagaimana harus melakukan ini dan itu. Pola pikiri ini yang membuat banyak pensiunan gagal dalam membuka usaha sendiri.
Maka dari itu, seorang pensiunan harus mau rendah hati dan mau belajar serta mendengarkan masukan bagaimana melakukan pengelolaan sebuah usaha. Terutama di era digital ini. Karena pola usaha saat ini sudah jauh berbeda dengan pola usaha beberapa belas tahun belakangan. Bahkan banyak pola-pola marketing dan pola konsumtif orang berubah. usaha sendiri
5. Mengabaikan Usaha berbasis Kemitraan dan Buka Usaha Sendiri
Akibat ingin benar-benar membuka usaha sendiri dari nol, banyak sekali pensiunan enggan membuka usaha berbasis kemitraan. Akibatnya, usaha tersebut lama berkembang karena harus memperkenalkan diri pada masyarakat terlebih dahulu agar bisa diterima masyarakat. Selain itu, dana dan waktu akan banyak terbuang pada pemasaran agar dikenal dan diterima masyarakat.
Agar tidak terlalu membuang waktu dan dana agar usaha bisa “langsung laris saat buka usaha sendiri”, ada baiknya untuk mengambil peluang kemitraan. Namun pastikan memilih kemitraan yang tepat sehingga usaha dapat berkembang dan terbangun dengan baik. Salah satu pilihan yang tepat untuk pensiunan yang ingin membuka usaha yaitu Dokter Mobil Kemitraan, karena telah tersistemasi, memiliki support yang dapat meningkatkan omset setiap bulannya dan sudah berstandarisasi ISO 9001:2015 dengan Quality Management System di semua cabangnya. Sistem yang ada juga mudah untuk di aplikasikan & minim resiko, sudah teruji selama 8 tahun di 22 cabang di Indonesia.
Daripada membuka usaha sendiri yang belum memiliki sistem dan standarisasi yuk permudah usaha Anda dengan memiliki usaha Dokter Mobil Kemitraan. Ingin mengetahui lebih dalam terkait Dokter Mobil Kemitraan? dapat menghubungi narahubung di bawah ini.
Narahubung: wa.me/6287889117506 (Alfi)